Friday, May 29, 2020

UJI FISIS ANALISA SARINGAN (SNI 03-1968-1990)

Hai. Teman semuanya apakabar hari ini kita bahas mengenai praktikum bahan bangunan atau juga kita gunakan pada praktikum teknologi beton yah tergantung dengan universitas masing-masing ya teman-teman,,, Nah sebelum itu kita harus tau dulu beberapa landasan teori yang membahas menganai paraktikum ini...!nanti teman bisa minta file lengkapnya loh,.,.,

PEMERIKSAAN ANALISA SARINGAN AGREGAT


    Analisa saringan dilakukan dengan melewatkan agregat yang dikeringkan melewati sederetan fraksi saringan. Pemeriksaan ini bertujuan untuk menentukan pembagian butir (gradasi) agregat halus dan agregat kasar dengan menggunakan saringan untuk perencanaan campuran beton. Penguraian susunan butiran agregat (gradasi) bertujuan untuk menilai kecocokan pengunaan agregat halus atau kasar yang direncanakan pada kontruksi beton, Peralatan yang biasanya digunakan adalah Timbangan dengan ketelitian 0.5 grSatu set saringan ; no.1 1/2 ;  no. 3/4; no.3/8; no.4; no.8; no.10; no.30 ;no.50 ; no.100 ; PAN,  Oven dengan pengatur suhu (110c),  Mesin pengguncang saringan, Loyang, awan. sedangkan Benda  Uji yang digunakan adalah Agregat kasar dan agregat halus.

LANGKAH PERCOBAAN Ambil agregat, agregat kasar 6000 gr untuk 2 sample dan agregat halus 3000 gr untuk 2 sample. Benda uji dikeringkan dalam oven dengan suhu 1100C selama ±24 jam. Setelah di oven, timbang agregat kasar 2500 gr untuk 1 sample dan agregat halus 1000 gr untuk 1 sample. selanjunta untuk Agregat halus   susun saringan dengan ukuran saringan paling besar ditempatkan paling atas. masukkan agregat kedalam saringan, timbang agregat yang tertahan di tiap-tiap saringan. dan Agregat kasar saringan yang digunakan no.1 1/2; no.3/4; no.3/8 dan no.4 agregat diguncang manual menggunakan tangan.timbang agregat yang tertahan tiap-tiap saringan.

Wah udah selesai ya kalau teman-teman mau minta contoh laporan lengkapnya beserta formatnya dapat kirim email ke kita ya dengan format nama/jurusan/universitas/judulnya, nanti akan kirim via email semoga bermanfaat yaa,..,.,

PROSES PEMBUATAN CINCIN GORONG/SUMUR DARI BETON

 


TUJUAN

Mahasiswa dapat menentukan dan mengeatahui cara pembuatan gorong2 yang terbuat dari beton.secar langsung dilapangan.

PERALATAN DAN BAHAN

A.    Peralatan

1.      Cangkul

2.      Anak cetak(lingkaran/diameter bagian dalam)

3.      Induk cetakan( lingkaran/diameter bagian luar)

4.      Water Bath/ember

5.      Sekrap

6.      Sendok semen

7.      Bak

B.     Bahan

1.      Air

2.      Semen portland

3.      Kerikil

4.      Pasir

5.      Oli(atau sejenis nya)

(perbandingan 2:1:2:2)

PROSEDUR PELAKSANAAN

CARA PEMBUAATAN

Mengisi bak dengan pasir dan kerikil yang telah bersih dari bahan organik maupun bahan-bahan sejenisnya yang dapat nebgurangi kekuatan beton itu sendiri., Memasukan semen kedalam bak dan menambahkan air secukupnya,kemudian mengaduk baha-bahan tadi dengan semen. Menyiapkan alat cetakan(mengatur letak anak cetakan dan induk cetakan agar sesuai dengan keadaan yang tepat dan mengeratkan/mengunci sambungan alat cetakan dengan keadaan yang sempurna), selanjutnya mengoleskan cetakan dengan oli,agar beton yang telah dibuat kelak tidak melekat pada cetakan. Setelah cetakan siap untuk digunakan,maka langsung memasukan beton yang telah diaduk kedalam cetakan dengan bertahap menggunakan ember dan memastikan bahwa beton yang dibuat merata pada lingkaran cetakan dengan mengunakan sekrap dan sendok semen. Membiarkan cetakan kering dalam dalam waktu ±4jam,baru cetakan boleh untuk dilepas dari beton tersebut. Tetap membiarkan beton dalam keadaan kering, jangan lupa memberikan tanggal pada beton yang dibuat,agar saat penjualan atau untuk digunakan pada keadaan yang tepat,yaitu sekurang-kurangnya beton dapat digunakan dalam waktu seminggu(semakin lama maka beton semakin baik untuk digunakan)dengan jangka tertentu. Beton siap digunakan dalam berbagai kontruksi bangunan.

PEMBAHASAN

Beton yang dibuat tidak boleh langsung dilepas atau dibukak(membukak waktu yang kurang tetap maka akan mengabikat beton rusak,dan gagal dalam pembuatannya kelak). Alat-alat cetak dan harga jual yang biasa nya dapat kita jumpai dipasar-pasar(toko bangunan dan sebagainya) sebagai berikut:

·         diameter 80 cm x tinggi 50 cm(biasanya dijual dengan harga  Rp.130.000)

·         diameter 80 cm x tinggi 100 cm(biasanya dijual dengan harga  Rp.260.000)

·         diameter 40 cm x tinggi 100 cm(biasanya dijual dengan harga  Rp.150.000)

·         diameter 30 cm x tinggi 100 cm(biasanya dijual dengan harga  Rp.115.000)

Biasanya pak ujang dapat menghasilkan beton gorong-gorong dalam satu hari yaitu 6 buah.dimana ia mempekerjakan 2 orang dalam satu harinya.

KESIMPULAN

Dari praktikum dilapangan ini, kita dapat mengetahui bahwa dalam pembuatan cincin gorong beton memerlukan waktu yang lama,sebelum digunakan dalam pekerjaan insinyur atau sejana teknik sipil pada umumnya, dan berguna mengetahui dan melihat pembuatannya agar tidak canggung dalam melaksanakan pekerjaan yang ada dilapangan kelak,sebagaimana banyak diketahui seorang lulusan sipil banyak pekerjaannya dilapangan.

 


DOKUMENTASI


 

 


 

 





Popular Posts