Selamat Datang di Situs Teknik Sipil!

 

Teknik sipil merupakan bidang keahlian yang sudah cukup tua dan telah berkontribusi banyak terhadap perkembangan dunia. Pada dasarnya bidang teknik sipil membantu membentuk kehidupan moderen yang kita nikmati sekarang ini. Bidang teknik sipil membangun, menjalankan, merawat dan memperbaiki atau memperbaharui fasilitas dan infrastruktur yang diperlukan oleh kehidupan modern seperti gedung, jalan, jalan layang, jalan kereta api, jembatan, bendungan untuk pembangkit listrik dan juga pengairan, pelabuhan laut dan udara, bangunan kilang minyak, bangunan anjungan lepas pantai, dan lain-lain.
 
Sejalan dengan perkembangannya yang telah cukup lama, bidang teknik sipil telah mengalami perkembangan yang cukup berarti, dari jaman dimana infrastruktur sipil dibangun dengan hanya mengandalkan pengalaman dan coba-coba sampai dengan yang direncanakan dengan bantuan komputer. Selain itu, banyak teori, penemuan, inovasi dan juga kegagalan yang telah dialami selama perkembangannya.  Adalah hal yang akan menarik jika sejarah dan kejadian yang terjadi didalam perkembangan bidang teknik sipil dapat diabadikan dalam bentuk ulasan di situs ini. Dan tak lupa teori dan juga terapan dari ilmu-ilmu yang dipelajari di bidang teknik sipil juga menarik untuk dibahas dalam situs ini.

 

Bidang Keahliah Teknik Sipil

Bidang teknik sipil itu cakupannya sangat luas. Seperti disinggung sebelumnya, karakteristik dari fasilitas yang dihasilkan bisa sangat berbeda satu dengan yang lain dan tentunya juga memerlukan ahli yang berbeda kepakarannya. Sebagai contoh ahli yang merencanakan gedung pencakar langit tentunya memerlukan ilmu yang berbeda jika dibandingkan dengan ahli yang akan merencanakan saluran irigasi. Oleh karena itu, keahliah bidang teknik sipil biasanya dibagi-bagi lagi menjadi beberapa sub bidang keahlian. Pada umumnya teknik sipil ini dibagi-bagi menjadi beberapa sub bidang keahlian diantaranya:

  • Bidang keahlian struktur
  • Bidang keahlian transportasi
  • Bidang keahlian geoteknik
  • Bidang keahlian manajemen rekayasa konstruksi
  • Bidang keahlian sumber daya air

Dari waktu ke waktu, kita akan coba menampilkan dan juga membahas hal-hal yang berhubungan dengan teknik sipil. Tulisan atau materi tersebut akan dipublikasikan dibawah kategori-kategori berikut:

 

Kesempatan Bekerja dan Berkarya Bagi Lulusan Sarjana Teknik Sipil

Kesempatan bekerja dan berkarya bagi lulusan sarjana teknik sipil sangat luas sekali. Yang umum diketahui adalah bekerja pada konsultan dan kontraktor. Baik konsultan maupun kontraktor biasanya dibagi-bagi lagi menurut bidang keahliannya seperti gedung, jembatan, jalan, pengairan dan lain-lain.  Konsultan dibagi lagi menjadi konsultan perencana dan konsultan pengawas/ manajemen konstruksi. Di permerintahan, sarjana teknik sipil umumnya bekerja di departemen Pekerjaan Umum (PU), Bappenas, Bappeda, kantor pajak (perlu ahli teknik sipil misalnya untuk menentukan pajak suatu bangunan) dan lain sebagainya. Bisa juga bekerja di Telkom, PLN untuk prasarana seperti tower telekomunikasi, bendungan untuk pembangkit listrik dan lain sebagainya. Selain itu, banyak juga sarjana teknik sipil yang bekerja di bank atau badan keuangan (misalnya untuk membantu memutuskan peminjaman uang untuk membangun prasarana seperti jembatan, gedung dan lain-lain. Lulusan teknik sipil juga bisa memegang posisi manajemen di perusahaan-perusahaan yang bergerak di bidang teknologi.

Karena kemajuan peradaban manusia harus didukung dengan peningkatan prasarana, maka sarjana teknik sipil akan terus dibutuhkan. Perlu diingat juga bahwa prasarana yang telah dibangun perlu untuk dirawat atau dipelihara dan juga diperbaharui jika mengalami kerusakan, yang tentunya memerlukan ahli di bidang teknik sipil.

 

Penutup

Sebagai penutup, bidang teknik sipil telah berkontribusi besar dalam membentuk kehidupan moderen yang kita lihat sekarang ini. Kita harus bangga sebagai sebagai ahli teknik sipil. Bagi anda yang ingin mempertimbangkan bidang teknik sipil sebagai profesi anda, jangan ragu-ragu. Banyak sekali kesempatan dan juga tantangan yang harus dipecahkan oleh ahli teknik sipil di abad ke 21 ini.

Sebagai tambahan, kita juga akan menyajikan iklan lowongan pekerjaan yang berhubungan dengan teknik sipil dari waktu ke waktu pada kategori lowongan kerja dibawah ini. Iklan lowongan tersebut umumnya diberikan oleh pengunjung situs ini. Jadi kalau anda kebetulan ingin mengiklankan lowongan pekerjaan disini, silakan kirimkan ke kami, nanti kami tampilkan di situs ini gratis:

 

Share and Enjoy

{ 225 comments… read them below or add one }

Admin August 4, 2014 at 4:12 am

Untuk SNMPTN program studi teknik sipil UI anda setidaknya harus diatas 5 besar di sekolah dan sekolahnya juga harus sekolah favorit di daerahmu. Itupun baru punya kemungkinan untuk diterima, belum jaminan. Saran saya, jangan hanya memilih program studi hanya agar diterima melalui jalur SNMPTN karena masih ada jalur lain seperti ujian tulis SBMPTN, simak UI dll. Belajar keras dari sekarang supaya nanti keterima di program studi yang diimpikan di universitas yang diimpikan juga. Selamat berjuang.

Salam Teknik Sipil.

bro August 18, 2014 at 4:59 am

Min, mau nanya sya kan baru diterima jurusan teknik sipil usu. terus kami disuruh dipersiakan alat2 untuk kuliah nanti salah satunya scientific calculator, min yang bagus merknya apa klo gak yg biasa dipakai mahasiswa terus harganya berapaan min?

Admin August 19, 2014 at 1:47 pm

Selamat ya atas diterimanya di program studi teknik sipil USU. Semoga sukses menjadi ahli teknik sipil yang handal.

Mengenai kalkulator, casio biasanya cukup bagus. Harga bervariasi tergantung fitur-fitur yang diingini. Tapi yang sekitar 200 ribu biasanya sudah cukup.

abduhdaymu August 19, 2014 at 11:07 pm

min.. mau tanya..
saya kan diterima di UNJ teknik sipil. tapi saya gasuka hitungan. mau matematika kek atau fisika saya kurang suka. jadi lebih baik saya ambil UNJ atau tidak ? yang saya tau sipil itu hitungannya mendalam. thanks min :D
ohiya satulagi. itu D3. apakah kalo mau lanjut s1 bisa ? kemana saja ?

Admin August 20, 2014 at 5:30 pm

Kalau D3, kalau kerja sih hitungannya gak terlalu berat, tapi kuliahnya tetap banyak hitungannya. Kalau udah pasti gak suka hitungan sih sebaiknya ga usah diambil. Ada beberapa universitas yang menawarkan program lanjutan dari D3 ke S1.

janah August 21, 2014 at 7:32 am

min bener gak sih kalo perempuan jurusan teknik sipil fisiknya harus kuat? sedangkan aku aja jalan jauh males .. gimana min?

Admin August 21, 2014 at 8:23 am

Gak juga ah, dulu temen seangkatan ada beberapa yang imut-imut juga ceweknya. Kemampuan jalan jauh sih gak harus …

tika August 22, 2014 at 4:37 am

admin, saya mahasiswa s2 teknik sipil di ITB, konsentrasi Teknik sumber air.
Apakah admin tau ada kampus luar negeri yang bisa melakukan penelitian khususnya masalah keairan guna keperluan tesis.

terima kasih

Ayu August 22, 2014 at 2:12 pm

Assalamu’alaikum
Min, saya udah ditrima di politeknik negeri malang tahun ini jur T. Sipil tapi d3, la saya gak tau kalo ada d4 manajemen rekayasa konstruksi disana. Terus itu apa bedanya ?
Terus enaknya saya ke sub bidang apa yg agak gampang cari kerjanya ? Hehe
Lalu apa aja ya yang harus dipersiapkan ?
Terus setelah kuliah kerjanya yg cocok buat saya apa ?

Admin August 22, 2014 at 5:02 pm

Wassalamu’alaikum,
D4 ya lebih mendalam dibanding D3. Kalau dari politeknik sebaiknya ke sub manajemen rekayasa konstruksi. Gak ada persiapan khusus yang diperlukan. Setelah kuliah kerja jadi pelaksana.

Abas August 23, 2014 at 4:25 am

Saya mau mengambil T. Sipil di UGM, gimana ya sarannya? Trus kira” berapa biayanya utk kuliah di jurusan itu? Dan apakah ada beasiswa? Trims.

rozie August 23, 2014 at 5:37 am

min teknil sipil yg bagus di medan dimana aja ya?

bowo August 24, 2014 at 3:45 am

min, mau minta saran nih. aku kan masih bingung mau ngambil teknik apa. nah, aku sih maunya ngambil jurusan yang gak terlalu berat tapi prospek kerjanya lumayan. mohon pencerahannya ya min. aku udah liat kayak t.industri, t.sipil……

Admin August 25, 2014 at 3:10 am

Sebenernya yang penting harus suka yang program studi pilihannya, jangan mikirin berat atau ringannya. Ringan menurut orang belum tentu ringan menurut kita. Orang yang suka hitungan bilang teknik ringan, orang yang suka hafalan bilang ilmu sosial ringan, jadi relatif. Follow your heart…

Admin August 25, 2014 at 3:10 am

Maaf kurang tahu daerah sana.

Admin August 25, 2014 at 3:14 am

Ya harus persiapan untuk ujian masuknya atau mendapatkan nilai yang bagus supaya keterima melalui jalur undangan. Biaya sekarang bervariasi tergantung kemampuan orang tua. Kalau termasuk orang mampu berkisar antara 5jt-10jt per semester. Bisa mengajukan keringanan yang bergantung pada kemampuan orang tua. Kalau orang tuanya sangat miskin, bisa jadi biayanya 0. Semoga membantu.

Admin August 25, 2014 at 3:18 am

Maksudnya mau kerjasama dengan universitas diluar negeri atau gimana? Coba cari di google topik yang akan digunakan untuk penelitian nanti khan ada tampilan apakah topik tersebut sedang diteliti oleh universitas mana. Nah coba deh dihubungi universitas tersebut. Semoga sukses.

muhammad rizal August 29, 2014 at 2:06 am

Assalamualaikum .. Saya pelajar dari pesantren.. Saya ingin masuk kuliah jurusan teknik sipil… Tapi rangking saya di kelas kurang baik.. Tapi i.alloh saya kurang lebih nya bisa desain ngineering… Apa dengan modal itu saya bisa masuk ke teknik sipil.. Kalo dari rangking saya jelek karna terpokus nya ke pengajian.. Tapi kalo soal hitungan saya bissa… Minta solusinya supaya saya taun depan bisa masuk jurusan teknik dengan optimis dari sekarang.. Makasih

achilles August 29, 2014 at 6:05 am

min mau tanya, saya kan kuliah di jurusan advertising di daerah jakrta selatan. masih terbiang masih semester 3 . dan iseng2 saya ngelamar kerja ternyata saya di suruh untuk intervie di nippon koei untuk bagian consultan enginering . apa kira2 untuk kerja di sana harus yg sudah d3 / s1 min ? sedangkan saya belum lulus dan terbilang masih hijau jg karna job desk nya yg sy kurang ketahui. kira2 gmn min ? mohon penjelasannya

Admin August 29, 2014 at 6:15 am

Mungkin kalau bagian advertising bisa belum lulus, nanti khan ditraining. Tugasnya ya jelas menyusun strategi advertisingnya untuk mendapatkan proyek. Ga ada salahnya dicoba interviewnya.

Admin August 29, 2014 at 6:18 am

Wassalamualaikum,
Coba pelajari pelajaran SMA dari awal terutama matematika dan fisika. Banyak kok buku yang merangkum semua pelajaran SMA di toko buku. Minta tolong kalau kesulitan. Ikut bimbel kalau mampu. Semoga berhasil.
Salam Teknik Sipil.

muhammad rizal August 29, 2014 at 1:12 pm

MesKi dari ips ? Ada peluang ?

Admin August 30, 2014 at 11:52 pm

Berat tapi bukan tidak mungkin …

risal August 31, 2014 at 7:58 am

sayakan maba di Politeknik Negeri Ujung Pandang, di terima di Jurusan teknil sipil prodi D3 Teknik Konstruksi sipil..ternyata di dalam prodi itu terbagi lagi menjadi 2, ada transportasi dengan perairan..pertanyaannya, manakan yang lebih luas lapangan kerjanya? Transportasi atau Perairan?

Admin August 31, 2014 at 10:16 am

Sekarang ini kelihatannya proyek-proyek transportasi (pembangunan dan pemeliharaan jalan serta jembatan) lebih banyak. Tapi perlu juga diketahui kita kekurangan ahli dalam bidang air. Kurang jelas alasannya tapi kecendurungannya sangat sedikit yang mengambil bidang keahlian air. Semoga membantu.

Leave a Comment

Cara Mudah Membangun Usaha Tour & Travel