UJI KEAUSAN AGREGAT KASAR DENGAN MESIN LOS ANGELES (SNI 03 – 2417 – 1991)


Hai. Teman semuanya apakabar hari ini kita bahas mengenai praktikum bahan bangunan atau juga kita gunakan pada praktikum teknologi beton yah tergantung dengan universitas masing-masing ya teman-teman,,, Nah sebelum itu kita harus tau dulu beberapa landasan teori yang mebahas menganai paraktikum ini...!nanti teman bisa minta file lengkapnya loh,.,.,

 

Pemeriksaan ini dimaksudkan untuk menentukan ketahanan agregat kasar terhadap keausan dengan menggunakan mesin Los Angeles. Keausan adalah perbandingan antara berat bahan aus lewat saringan No. 12 terhadap berat semula yang dinyatakan dalam persen. Keausan adalah perbandingan antara berat bahan aus lewat saringan no 12 (1,18 mm) terhadap berat semula dalam persen.  Untuk menguji kekuatan agregat kasar dapat mengguankan bejana Rudolf ataupun dengan alat uji Los Angeles Test. Mesin yang digunakan untuk pengujian keausan ini adalah mesin Los Angeles. Mesin ini berbentuk slinder dengan diameter 170 cm yang terbuat dari baja. Dalam pengujian ini menggunakan bola-bola baj yang berukuran 4 – 6 cm sebagai nilai bantu untuk menghancurkan agregat. Jumlah bola yang digunakan tergantung dari tipe gradasi dan agregat yang diuji. Di dalam mesin los angeles terdapat sirip yang berfungsi sebagai pembalik material yang diuji dan lama pengujian tergantung dari jumlah berat material. Berdasarkan SK SNI 03 – 2417 – 1991, keausan agregat tergolong sebagai berikut, Apabila nilai keausan yang diperoleh > 40%, maka agregat yang diuji tidak baik digunakan dalam bahan perkerasan jalan., Apabila nilai keausan agregat yang diperoleh < 40%, maka agregat yang diuji baik digunakan dalam bahan perkerasan jalan. Alat dan Bahan Mesin Los Angeles Mesin terdiri dari silinder baja tertutup pada kedua sisinya dengan diameter 71 cm (28”) dan panjang dalam 50 cm (20”). Silinder bertumpu pada dua poros pendek yang tak menerus dan berputar pada poros mendatar. Silinder berlubang untuk memasukkan benda uji. Penutup berlubang terpasang rapat sehingga permukaan dalam silinder tidak terganggu. Dibagian dalam silinder terdapat bilah baja melintang penuh setinggi 8.9 cm (3.56”). Saringan No. 10 dan saringan-saringan lainnya seperti yang tercantum dalam daftar no. Timbangan dengan ketelitian 0.5 gram, Bola-bola baja dengan diameter rata-rata 4.68 cm dan dan berat masing-masing antara 390 sampai 445 gram, Oven yang dilengkapi dengan pengatur suhu Benda Uji Agregat kasar Split 1 : 1, Agregat kasar Split 2 : 3. Langkah Kerja Bersihkan benda uji dan keringkan dalam oven dengan suhu 110 ± 5ºC sampai berat tetap (konstan), Benda uji dan bola baja dimasukkan ke dalam mesn Los Angeles, Putar mesin dengan kecepatan 30 sampai 33 rpm, 500 putaran untuk gradasi A < B < C dan D; 100 putaran untuk gradasi E, F dan G., Setelah selesai pemutaran, keluarkan benda uji dari mesin, kemudian dengan ukuran No.10, Butiran yang tertahan di atasnya dicuci bersih selanjutnya dikeringkan dalam oven sampai suhu tetap.

Wah udah selesai ya kalau teman-teman mau minta contoh laporan lengkapnya beserta formatnya dapat kirim email ke kita ya dengan format nama/jurusan/universitas/judulnya, nanti akan kirim via email semoga bermanfaat yaa,..,.,


Post a Comment

0 Comments