UJI FISIS BERAT ISI (PB – 0204 – 76)

Hai. Teman semuanya apakabar hari ini kita bahas mengenai praktikum bahan bangunan atau juga kita gunakan pada praktikum teknologi beton yah tergantung dengan universitas masing-masing ya teman-teman,,, Nah sebelum itu kita harus tau dulu beberapa landasan teori yang mebahas menganai paraktikum ini...!nanti teman bisa minta file lengkapnya loh,.,.,

Pemeriksaan ini dimaksudkan untuk menentukan berat isi agregat halus dan kasar. Berat isi adalah perbandingan berat dan isi/volume wadah yang digunakan, Metode Lepas Pertama-tama dilakukan penimbangan berat mold/wadah yang digunakan  untuk mengetahui berat mold/ wadah tersebut. Hal ini penting untuk mendapatkan netto agregat yang ada di dalam mold. Pada saat dilakukan penimbangan agregat, agregat ditimbang dengan mold, sehingga hasil penimbangan adalah bruto. Untuk mendapatkan netto diperlukan juga tara yang merupakan berat mold.  Netto dapat dicari dengan rumus netto = bruto - tara. Agregat dimasukkan dengan hati-hati ke dalam mold, dengan ketinggian maksimum 5 cm, agar tidak terjadi pemisahan butir-butir. Agregat diratakan dengan menggunakan mistar perata. Hal ini dilakukan agar permukaan agregat rata dengan bibir mold, dengan kata lain memastikan agregat terisi sesuai dengan daya tampung/volume wadah. Menimbang dan mencatat berat agregat beserta wadahnya. Pada langkah ini di dapatkan bruto, lalu mengurangkan tara dari bruto untuk mendapatkan berat agregat sebenarnya yang akan diolah pada bagian pengolahan data percobaan 1.

Metode Tusuk Pertama-tama dilakukan penimbangan berat mold, untuk mengetahui berat mold. Hal ini penting untuk mendapatkan netto agregat yang ada di dalam wadah. Pada saat dilakukan penimbangan agregat, agregat ditimbang dengan wadahnya, sehingga hasil penimbangan adalah bruto. Untuk mendapatkan netto diperlukan juga tara yang merupakan berat mold/wadah. Netto dapat dicari dengan rumus netto = bruto – tara. Mengisi wadah dalam tiga tahap, sehingga agregat terbagi menjadi tiga lapis yang sama tinggi. Setiap lapis dipadatkan dengan 25 kali tusukan. Hal ini dilakukan untuk meningkatkan efektifitas pemadatan. Tusukan belum tentu bisa menembus lapisan bawah jika hanya dilakukan satu tahap pengisian, yang akan membuat kurang efektifnya pemadatan. Agregat diratakan dengan menggunakan mistar perata. Hal ini dilakukan agar permukaan agregat rata dengan bibir wadah, dengan kata lain memastikan agregat terisi sesuai dengan daya tampung/volum wadah. Kemudian dilanjutkan dengan menimbang dan mencatat berat agregat beserta wadahnya. Pada langkah ini di dapatkan bruto, lalu mengurangkan tara dari bruto untuk mendapatkan berat agregat sebenarnya yang akan diolah pada bagian pengolahan data percobaan 2.

Metode Goyang Pertama-tama dilakukan penimbangan berat wadah untuk mengetahui berat wadah. Hal ini penting untuk mendapatkan netto agregat yang ada didalam wadah. Pada saat dilakukan penimbangan agregat, agregat ditimbang dengan wadahnya, sehingga hasil penimbangan adalah bruto. Untuk mendapatkan netto diperlukan juga tara yang merupakan berat mold/wadah. Netto dapat dicari dengan rumus netto = bruto tara.

      Mengisi wadah dalam tiga tahap, sehingga agregat terbagi menjadi tiga lapis yang sama tinggi. Setiap lapis dipadatkan dengan 25 kali goyangkan yang terdiri 11 pengangkatan sisi kiri, dan 11 pengangkatan sisi kanan dan ke tengah sebanyak 3 kali. Penghentakan ke tengah di lakukan di tiap hitungan ke 10 ke 20 dan ke 25. Hal ini dilakukan untuk meningkatkan efektifitas pemadatan. Goyangan belum tentu bisa memadatkan lapisan bawah agregat jika hanya dilakukan satu tahap pengisian, yang akan membuat kurang efektifnya pemadatan. Agregat diratakan dengan menggunakan mistar perata. Hal ini dilakukan agar permukaan agregat rata dengan bibir wadah, dengan kata lain memastikan agregat terisi sesuai dengan daya tampung/volume wadah. Selanjutnya dilakukan proses menimbang dan mencatat berat agregat beserta wadahnya. Pada langkah ini di \dapatkan bruto, lalu mengurangkan tara dari bruto untuk mendapatkan berat agregat sebenarnya yang akan diolah pada bagian pengolahan data percobaan 3. Bahan Timbangan dengan ketelitian 0,5 gram, Loyang untuk mengeringkan agregat, Tongkat pemadat diameter 15 mm dan panjang 60 cm dengan ujung bulat sebaiknya terbuat dari baja tahan karat, Mistar perata (straight edge). Wadah baja yang cukup kaku berbentuk silinder dengan pemegang pada samping kiri dan kanan atsa permukaan wadah (dalam pengujian ini wadah berbentuk tabung). Langkah kerja Metode Lepas Berat mold/wadah ditimbang dan dicatat (W1), Sampel agregat dimasukkan dengan hati-hati agar tidak terjadi pemisahan butir-butir, dari ketinggian maksimum 5 cm di atas wadah dengan menggunakan sendok atau sekop sampai penuh. Permukaan sampel agregat diratakan dengan mistar perata. Berat mold beserta sampel agregat ditimbang dan dicatat hasilnya (W2), Berat sampel agregat dihitung dan dicatat hasilnya (W3 = W2 - W1). Langkah kerja Metode Penusukkan Berat mold ditimbang dan dicatat hasilnya (W1), Mold diisi dengan sampel agregat dalam 3 lapis yang sama tebal, Setiap lapis dipadatkan dengan tongkat pemadat sebanyak 25 kali tusukan secara merata. Pada pemadatan tongkat harus tepat masuk sampai lapisan bagian bawah tiap-tiap lapisan. Permukaan sampel agregat diratakan dengan menggunakan mistar perata. Berat mold beserta sampel agregat ditimbang dan dicatat hasilnya (W2), Berat sampel agregat dihitung dan dicatat hasilnya (W3 = W2 - W1), Langkah kerjaMetode Penggoyangan Berat mold ditimbang dan dicatat hasilnya (W1), Mold diisi dengan sampel agregat dalam 3 lapis yang sama tebal, Setiap lapisan dipadatkan dengan cara mold diletakkan di atas tempat yang kokoh dan datar lalu salah satu sisinya diangkat kira-kira setinggi 5 cm kemudian dilepaskan, Langkah kerja (c) diulangi pada sisi yang berlawanan, Setiap lapisan dipadatkan sebanyak 25 kali untuk setiap sisi, Permukaan sampel agregat diratakan dengan menggunakan mistar perata, Berat mold beserta sample agregat ditimbang dan dicatat hasilnya (W2), Berat sampel agregat dihitung dan dicatat hasilnya (W3 = W2 - W1)


Wah udah selesai ya kalau teman-teman mau minta contoh laporan lengkapnya beserta formatnya dapat kirim email ke kita ya dengan format nama/jurusan/universitas/judulnya, nanti akan kirim via email semoga bermanfaat yaa,..,.,


 

Post a Comment

0 Comments