UJI FISIS AGREGATKADAR BAHAN ORGANIK (ORGANIC IMPURITIES) (SNI-03-2816-1992)


baiklah teman-teman hari ini kita akan membahas mengenai kadar organik yang mungkin tidak asig lagi dilakukan oleh mahasiswa tekni sipil tentunya, maka dari itu sebelum mengetahui lebih luas mengenaik kadar organik, kita mendengarkan apa yang akan disampaiakan ke kita yaaa,.,.,

Zat organik yang terkandung dalam agregat halus umumnya berasal dari penghancuran zat-zat tumbuhan, terutama yang berbentuk humus dan Lumpur organk. Zat organik yang merugikan diantaranya gula, minyak dan lemak. Gula dapat menghambat pengikatan semen dan pengembangan kekuatan beton, sedangkan minyak dan lemak dapat mengurangi daya ikat semen. Oleh sebab itu diperlukan pengujiana gregat untuk menentukan bisa tidaknya agregat digunakan dalam campuran pembuatan beton. Salah satu cara untuk menguji adanya zat organic dalam agregat halus adalah dengan cara kalori meter. Pada pengukuran calorimeter, zat organic dinetralkan dengan larutan NaOH 3% dan warna yang terjadi dibandingkan dengan warna standar setelah didiamkan selama ±24 jam. Sesuaikan warna larutan yang terlihat pada botol bayi dengan warna yang terdapat pada tabel warna standar:

1-2    :  untuk kadar lumpur rendah

3       : untuk kadar lumpur normal

4-5    : untuk kadar lumpur tinggi

(Semakin besar no warna semakin tua warnanya)

    Menurut metoda SNI untuk uji warna, apabila warna hasil uji terletak pada no3 adn no2 maka dapat digunakan untuk beton normal, apabila terletak pada no1 dapat digunakan untuk beton mutu tinggi. Pemeriksaan ini dimaksudkan untuk menentukan adanya bahan organik dalam pasir alam yang akan digunakan sebagai bahan campuran mortar atau beton .Kotoran organik adalah bahan –bahan organik yang terdapat didalam pasir dan menimbulkan efek merugikan terhadap mutu mortar atau beton.

        Alat Dan Bahan yang sering dugunakan dalam praktiku ini adalah Larutan NaOH(3%), Gelas tidak berwarna mempunyai tutup dari karet , gabus atau lainny, Standar warna (organic plate,  Timbangan, Benda yang diuji adalah pasir gunung.

        Langkah Kerja pada praktikum ini langkah kerjanya sangan mudah, Sample agregat masukkan kedalam botol (2/3 Botol). Tambahkan larutan NaOH 3%,setelah dikocok isinya harus mencapai kira-kira 2/3 isi botol . Tutuplah botol,dan biarkan selama 24 jam . Setelah 24 jam bandingkan warna cairan yang terlihat diatas sample agregat dengan warna standar no.3

demikian ya kalau cerita singkat tentang percobaan/ praktikum kadar lumpur, teman-teman mau minta contoh laporan lengkapnya beserta formatnya dapat kirim email ke kita ya dengan format nama/jurusan/universitas/judulnya, nanti akan kirim via email semoga bermanfaat yaa,..,.,

Post a Comment

0 Comments