Sunday, May 17, 2020

Persiapan Untuk Menggambar anak arsitektur dan teknik sipil

Kertas Gambar

                        - Kertas biasa

                        - Kertas kalkir

                        - Ukuran kertas

                                    A0 = 1682 x 1189 mm

                                    A1 = 841 x   594 mm

                                    A2 = 594 x   420 mm

                                    A3 = 420  x   297 mm

                                    A4 = 297 x   210 mm

                                    A5 = 210 x   148 mm

         Garis tepi :

-          Garis tepi 10 mm untuk kertas A0 sampai ukuran kertas A3

-          Garis tepi 5 mm untuk ukuran kertas A4 dan A5

         Papan nama

            Pada sisi kanan atau sisi bawah dari kertas diberi papan nama dengan ukuran yang disesuaikan dengan ukuran kertas serta berisi antara lain :

-          Catatan/keterangan

-          Nama gambar/proyek

-          Subyek gambar dan skala gambar

-          Nama perencana, tanda tangan dan tanggal

-          Nama juru gambar

-          Nama pemeriksa

-          Nama yang menyetujui

-          Nomor urut gambar, lembar gambar, dan jumlah gambar

Peralatan Gambar

-          Peralatan gambar seperti biasa :

         pensil

         pena gambar/rapido

         Penghapus

         Penggaris

         jangka, dll

-          Meja gambar dan mesin gambar

-          Pensil gambar, B, H, 2B, dll

-          Rapido 0.1 mm sampai 0.8 mm bahkan lebih

Huruf dan Angka dalam Gambar

            Untuk memberi tanda & nama gambar digunakan huruf balok/huruf cetak biasa,    demikian juga untuk angka-angka

-          Huruf besar : A B C D ………..X Y Z

-          Huruf kecil      : a b c d…………..x y z

-          Angka : 0 1 2 3 4 5 6 7 8 9

Skala Gambar

-          Skala pembesaran ditandai dengan  n : 1, artinya lukisan diperbesar n kali lebih besar dari ukuran yang sebenarnya

-          Skala perkecilan ditandai dengan 1 : n, artinya lukisan diperkecil n kali lebih kecil dari ukuran sebenarnya

-          Contoh :

         Gambar situasi bangunan 1:100,1:200,1:500

         Gambar detail (gambar penjelasan) bagian-bagian bangunan dipakai skala 1:10,1:5

Persyaratan Menggambar

Penggunaan garis-garis

-          Garis tebal sebagai garis nyata

-          Garis tipis sebagai garis ukur

-          Garis putus-putus sebagai garis semu/tidak jelas

-          Garis putus berseling titik sebagai garis irisan,garis sumbu dan sebagainya

 Notasi/Tanda Pengenal Bahan

 

Reaksi:

0 komentar:

Post a Comment

Popular Posts