Permasalahan Transportasi Perkotaan

Permasalahan Transportasi Perkotaan

  • Permasalahan transportasi perkotaan umumnya kemacetan, parkir, angkutan umum, polusi dan masalah ketertiban lalu lintas
  • Kemacetan lalulintas akan selalu menimbulkan dampak negatif, baik terhadap pengemudinya sendiri maupun ditinjau dari segi ekonomi dan lingkungan
  • Tidak tersedianya lahan parkir yang memadai
  • Fasilitas angkutan umum yang kurang aman, kurang nyaman dan kurang efisien.

Kebijakan Transportasi Perkotaan dan manajemen lalulintas

  • Sistem pengontrol lalulintas, meliputi:
  1. Pada persimpangan jalan

            1. optimalisasi lampu lalulintas

            2. pemasangan/pemindahan lampu laulintas

            3. perioritas pada bus kota pada persimpangan dengan lampu laulintas

            4. koordinasi lampu laulintas

b. Pada jalan masuk atau keluar persimpangan :

     1. jalan satu arah

     2. kekiri boleh terus pada lampu merah

     3. larangan belok

     4. jalan hanya khusus untuk penduduk didaerah tersebut

c. Pengguna jalur:

     1. larangan untuk mobil kurang dari 3 penumpang

     2. Jalur yang dapat dibalik arah

     3. Jalur Khusus untuk angkutan umum         

d. Pengguna tepi jalan (curb):

     1. larangan parkir Untuk meperbesar  kapasitas

     2. penempatan halte bus. Daerah yang tidak mengganggu

     3. penentuan daerah bongkar muat

     4. pelebaran/penyempitan jalan kakilima

e. Pengaturan kecepatan kendaraan, dengan cara pembatasan kecepatan maksimum/minimum yang akan berpengaruh terhadap kapasitas maupun keamanan jalan

f. Parkir

     1. parkir khusus untuk angkutan umum.

Tempat-tempat parkir angkutan umum yang tidak menganggu lalu lintas tetapi cukup dekat dengan daerah tujuan penumpang

     2. pembatasan waktu parkir.

Kebijakan tersebut diambil untuk memberikan kesempatan kendaraan lebih banyak yang parkir

     3. pengontrolan tempat parkir.

Penempatan petugas-petugas parkir

 

Post a Comment

0 Comments