PERKEMBANGAN TRANSPORTASI DI INDONESIA

Penyelangaraan transportasi nasional mengarah pada penyediaan jasa transportasi terpadu antar mpoda efektif dan efisien yang mengintegrasikan dengan moda transportasi yang ada. Transportasi antar moda di Indonesia saat ini baru berkembang pada angkutan barang dan baru pada tahap konsulidasi serta belum berjalan dengan baik sebagaima di negara-negara maju.

Pelayanan angkutan penumpang umum sangat bervariasi antara daerah yang satu dengan daerah yang lain, dan belum terpadu.

Moda yang digunakan adalah :

- Transportasi jalan

- Transportasi jalan rel

- Transportasi sungai ( kalimantan dan Sumatera)

- Transportasi Udara        

Transportasi Kawasan Barat Indonesia

Kawasan Barat Indonesia (KBI) meliputi :

-          Pulau Sumatera

-          Jawa

-          Bali

Moda yang digunakan biasanaya masih didominasi oleh angkutan jalan raya. Di pulau Sumatera, jalur jalan raya yang telah berkembang adalah lintas Timur, sedangkan di pulau Jawa Jalur Pantai Utara. Angkutan jalan rel di Sumatera sangat terbatas, penggunaanya terutama untuk angkutan barang. Sedangkan di pulau jawa, penggunaan angkutan jalan  rel terutama angkutan penumpang. Untuk pelabuhan-pelabuhan laut yang bersifat strategis terdapat di Sabang (NAD), belawan (Sumatera Utara), Tanjung Priok (DKI), Bojonegara (Banten) dab Tanjung Peraj (Jawa Timur) Jaringan prasarana bandar udara di jawa, Sumatera dan bali sudah sangat baik, dan bersinergis dengan jalan. Jaringan ini terdiri dari 3 bandara pusat penyebaran primer, yaitu bandara Soekarno Hataa (DKI Jakarta). Juanda ( Surabaya) dan Ngurah Rai ( Bali), 3 bandara pusat penyeberangan sekuder, yaitu bandara Polonia (Medan), SM. Badaruddin (Palembang) dan Hang Nadim ( Batam), 4 bandara pusat penyeberangan tersier, bandara Adisucipto ( Yogyakarta), Ahmad yani ( Semarang), Tabing (Padang) dan St. Syarif kasim II ( Pekanbaru)

Profil Transportasi Kawasan Timur Indonesia

Meliputi :

            - Kalimantan

            - Sulawesi

            - Papua (didominasi oleh kepulauan)

 Kawasan ini didominasi oleh kepulauan. Adapun angkutan yang ada terdiri dari :

            - Angkutan laut

            - Angkutan Sungai/danau

            - Penyeberangan

            - Udara

            - Jalan raya

dalam kawasan ini tidak ada angkutan jalan rel, baru tahap akan dikembangkan untuk Kalimnatan, Sulawesi dan Papua

             

 

Post a Comment

0 Comments