PENGUJIAN KUAT TEKAN KAYU

Kuat tekan kayu merupakan kemampuan kayu untuk menerima tekanan  yang diberikan sejajar dengan serat kayu persatuan luas bidang tekan. Keteguhan yang diberikan dibedakan atas 2 yaitu : keteguhan tekan sejajar serat kayu dan keteguhan tekan tegak lurus serat kayu. Pada umumnya dalam perencanaan struktur kayu hanya cukup membandingkan sifat-sifat sejajar serat kayu dengan tegak lurus serat kayu. Kekuatan kayu tergantung pada gaya lentur, tekan tarik, geser dll. Kekuatan kayu akan seimbang dengan banyaknya serat kayu yang terlindungi. Serat kayu tergantung pada bentuk susunan serat kayu dan zat lignin serta serat itu merupakan pipa atau sel. Faktor-faktor yang mempengaruhi kuat tekan sejajar serat kayu adalah : Jenis kayu  Yaitu macam-macam bentuk kayu berdasarkan arah serat dan kuat tekannya., Kadar air kayU Yaitu banyaknya air yang terkandung dalam kayu. Kecepatan Pembebana Yaitu kecepatan pada saat pemberian beban dalam pengujian. Lama Pembebanan Lama pembebanan ini sangat berpengaruh karma waktu pembebanan itu akan   terjadi retak-retak yang apabila diteruskan akan pecah.

Menurut PPKI – 1961 kekuatan kayu sejajar serat dibedakan atas beberapa kelas yaitu :

 

No.

Kelas

Kuat tekan (MPa)

1

I

130

2

II

85

3

III

60

4

IV

45


TUJUAN PRAKTIKUM Menentukan keteguhan tekan sejajar serat berbagai jenis kayu serta menentukan kelas kuat kayu berdasarkan nilai kuat tekan sejajar serat kayu. Dapat memahami prosedur pelaksanaan pengujian keteguhan tekan sejajar serat   kayu. Terampil mengunakan peralatan pengujian keteguhan tekan sejajar serat kayu dengan baik dan benar Dapat melakukan pencatatan dan analisa data pengujian keteguhan tekan sejajar serat kayu. Dapat menyimpulkan besarnya nilai keteguhan tekan sejajar serat kayu yang diuji berdasarkan standar yang diacu. Alat compression machine operated, Alat pengukur deformasi dengan ketelitian 0.5, Jangka Sorong. Bahan yang digunakan pada praktikum Kayu. LANGKAH KERJA Persiapkan peralatan dan bahan yang dibutuhkan. Benda uji diletakkan ditengah-tengah dan diantara 2 plat penekan mesin, tekan sedemikian rupa sehingga arah bekerja beban tekan sejajar dengan arah tekan kayu. Mesin dijalankan dan beban diberikan secara teratur, Deformasi yang terjadi pada benda uji dicatat pada kurva secara teratur.Alat pengukur deformasi diletakan ditengah-trngah arah panjang benda uji yang standar adalah panjang benda uji.Alat pengukur benda uji yang standar adalah Compresometer.Bila alat ini tidak ada maka dapat diukur deformasi terbesar tekan.Pada pengujain tekan,beban diberikan terus menerus secara teratur sampai tercapai deformasi sebesar 15 cm atau sampai benda uji retak / pecah dan tidak mampu lagi menahan beban. Amati pola retak yang terjadi pada benda uji.


Post a Comment

0 Comments