OPEN CHANNEL FLOW

        Aliran dalam saluran terbuka sering ditemui dalam saluran alam, namun saluran terbuka yang bersifat alami bukan saluran yang prismatik, artinya penampang melintangnya berbeda-beda di setiap peninjauan, sehingga sulit untuk menganalisanya. Karena hal itu, maka pada praktikum ini, yang akan diamati adalah aliran dalam saluran terbuka yang dianggap prismatik, agar dapat membantu di dalam mengamati dan menganalisanya. Di dalam saluran tersebut, diletakkan suatu pelimpah sehingga akan merubah profil aliran. Dengan kemiringan yang sangat kecil, terjadi aliran melalui saluran yang kemudian bergerak menumbuk pelimpah (ambang), sehingga profil dari aliran tersebut akan berubah sesuai dengan karakteristik dari aliran pelimpah (ambang). Kondisi dari pada profil aliran yang terjadi dapat dibagi menjadi tiga tingkatan yaitu : air loncat, peralihan, dan tenggelam. Pada percobaan ini akan diamati seperti digambarkan profil pada ketiga kondisi diatas pada ujung saluran ditambahkan sekat.Untuk menggambarkan profil dari aliran yang terjadi, diambil titik-titik pada setiap keadaan tinggi aliran, yang mana titik-titik tersebut akan menimbulkan gejala-gejala yang menunjukkan profil daripada aliran tersebut. Selain itu akan diperoleh juga hubungan antara debit dan ambang lebar (He) dengan kondisi koefisien pengaliran (C), sehingga dapat diperoleh gambaran karakteristik aliran yang dipengaruhi oleh ambang tersebut. Tujuan praktikum ini adalah untuk mempelajari karakteristik suatu ambang (pelimpah), meliputi antara lain: Pengaruh muka air hilir (He2) terhadap muka air di udik (He1).Pengaruh tinggi muka air di atas pelimpah (He1) terhadap debit (Q). Pengaruh tinggi muka air diatas pelimpah terhadap koefisien pengaliran, kemudian dibuat grafiknya untuk menghitung tinggi muka air diatas pelimpah yang diijinkan, H(design) = Hd. Pengaruh koefisien pengaliran terhadap debit air yang lewat. Hubungan antar C/Cd dengan He1/Hd. Profil aliran. Peralatan pompa air yang dilengkapi dengan bak penampung, saluran terbuka, meteran/alat ukur jarak, stang/pipa air, alat ukur debit/venturimeter, ambang lebar/bending, alat ukur tinggi muka air,  prosedur pelaksanaan siapkan peralatan yang diperlukan, kemudian hidupkan pompa air, atur mesin/alat, sehingga didapatkan suatu debit tertentu (q1) dan diperoleh profil aliran yang mengalami loncatan, atur dan catat ketinggian muka air, serta tentukan koordinat titik-titik untuk menggambarkan profil aliran pada keadaan loncat satu, ulangi langkah percobaan dari a s/d f untuk debit yang berbeda.


Post a Comment

0 Comments