Thursday, May 14, 2020

kontruksi beton bertulang serta kelebiha dan kekurangannya

Bangunan Dengan Struktur Beton Bertulang Adalah Bangunan Yang Seluruh Konstruksi Pendukungnya Terbuat Dari Beton Bertulang, Kolom,Balok Dan Pelat Lantai Dari Beton Bertulang

Bagian –Bagian Dari Konstruksi :

Pelat Lantai

Balok Lantai

Kolom

Dinding

Pelat Lantai

- Pelat Lantai Beton Bertulang Umumnya Di Cor Di Tempat Bersama-Sama

Balok Penumpu .,Kecuali Pelat Prefab. Antara Pelat Dan Balok Akan Diperoleh Hubungan Yang Menjadi Kesatuan Dan Disebut Perletakan Jepit. Untuk Menahan Momen Lentur Dipasang Tulangan Baja Baik Searah Maupun Pada Kedua Arah. Tulangan Pelat Lantai Harus Dikaitkan Pada Tulangan Balok Penumpu Sesuai Persyaratan Yang Ada. Perencanaan Dan Perhitungan Plat Lantai Harus Mengikuti Peraturan Yang Berlaku

-          Keuntungan Dari Pelat Lantai Beton Bertulang

Mampu Mendukung Beban Besar

Merupakan Isolasi Suara Yang Baik

Tidak Mudah Terbakar Dan Dapat Dibuat Beton Kedap Air

Tidak Memerlukan Perawatan Dan Dapat Berumur Panjang

-          Kerugian Dari Pelat Lantai Beton Bertulang

Beton Bertulang Memiliki Beban Yang Berat

Memerlukan Perencanaan Dan Perhitungan Yang Baik Dari Tenaga Ahli

Pembuatan Memerlukan Pengawas Ahli, Dan Memerlukan Bekisting

Dan Perancah

Persyaratan Pada Pelat Lantai

Tebal Plat Lantai Tidak Boleh Kurang Dari 100 Mm Untuk Pelat Atap Dan

120 Mm Untuk Pelat Lantai

Tulangan Pada Pelat Lantai Terdapat Tulangan Pokok/Utama, Tulangan

Pembagi Dan Tulangan Susut

Jumlah/Luas Tulangan Pelat,Termasuk Tulangan Pembagi Tidak Boleh

Kurang Dari Pada Yang Diperlukan Untuk Memikul Susut Dan Perubahan

Suhu.

Diameter Tulangan Untuk Pelat Untuk Tulangan Pokok  Ø10 Mm, Ø 12 Mm,

D 12 Mm,D 16 Mm, Untuk Tulangan Pembagi Ø 8 Mm,Ø 10 Mm. Tulangan Pelat

Dapat Juga Menggunakan Jaringan Baja ( Wire Mesh )

Pelat Yang Lebih Tebal Dari 200 Mm Harus Dipasang Tulangan Atas Dan

Tulangan Bawah ( Tulangan Rangkap )

Pada Pelat Di Tempat Momen Maksimum Baik Dilapangan Dan Di

Tumpuan, Jarak Masing-Masing Tulangan Tidak Boleh Lebih Dari 200 Mm

Atau 2 Kali Tebal Pelat

Persyaratan Pada Balok Lantai

Lebar Badan Balok Minimum 1/25 – 1/50 Kali Bentang Bersih. Tinggi 

Balok Harus Sesuai Dengan Lebar Balok Dan Memenuhi Pembatasan

Penulangan.

Tulangan Pada Balok, Terdapat Tulangan Menahan Lentur, Tulangan

Menahan Geser Dan Tulangan Menahan Puntir

Untuk Tulangan Lentur Harus Diperhatikan Panjang Penyaluran Tulangan

Tekan, Panjang Penyaluran Tulangan Tarik, Panjang Lewatan, Jarak

Antara Tulangan, Tempat Sambungan Tulangan Dan Sebagainya

Untuk Tulangan Geser, Seperti Sengkang Perlu Diperhatikan Panjang

Dan Sudut Dari Kait Miring

Diameter Tulangan Lentur Minimum Digunakan D 12 Mm, Sedangkan

Untuk Tulangan Geser Dapat Di Gunakan Ø 8 Mm, Ø 10 Mm

Jarak Masing-Masing Tulangan Lentur Maksimal 150 Mm Dan Minimal30 Mm
Jarak Sengkang Pada Balok Maksimum 300 Mm Atau 2/3 Tinggi Balok Dan Minimum 70 Mm
Reaksi:

0 komentar:

Post a Comment

Popular Posts