Konstruksi Rangka Atap

 


Konstruksi Rangka atap terbagi 2 bagian

1. penutup atap

2. pendukung atap ( rangka kuda-kuda )

Atap adalah bagian bangunan yang mempunyai fungsi sebagai pelindung bangunan dari panas dan hujan serta juga berfungsi untuk menambah keindahan Bangunan

Syarat yang harus dipenuhi untuk konstruksi atap :

  1. Konstruksi harus kokoh dan kuat, terbuat dari bahan yang tidak mudah rusak oleh pengaruh cuaca maupun serangga
  2. Kemiringan sudut lereng atap harus sedemikian rupa sehingga air hujan dapat cepat meninggalkan penutup atap
  3. Bentuk atap harus sesuai dengan bentuk bangunan sehingga dapat menambah keindahan
  4. Memberi kenyamanan bagi penghuni bangunan tersebut

Penutup Atap

1.      Berbagai macam bentuk penutup atap baik bentuk, bahan maupun ukuran yang beragam Bentuk, bahan maupun ukuran penutup atap sangat mempengaruhi susunan konstruksi pendukungnya,  Bahan penutup atap yang banyak dikenal : genteng, sirap, asbes, seng, aluminium dan lain sebagainya,  Bentuk atap  dapat disebut, atap pelana, atap perisai, atap gergaji, atap joglo, dan lain nya.

Susunan Konstruksi pendukung penutup atap terdiri dari :

1.      Bila penutup atap dari bahan genteng, sirap, susunan konstruksi pendukungnya adalah :

                        - genteng/sirap

                        - kaso

                        - gording

                        - rangka kuda-kuda

2.      Bila penutup atap dari asbes gelombang, seng / alluminium gelombang, susunan konstruksi pendukungnya adalah :

                        - asbes/seng

                        - gording

                        - rangka kuda-kuda

Jarak dan dimensi reng, kaso, gording dan rangka kuda-kuda bila bahan dari kayu.

1.      Penutup atap dari genteng

genteng tanah liat :

-          ukuran reng 20 x 30 mm, jarak antara reng 200 – 220 mm

-          ukuran kaso 50 x 70 mm, jarak antara kaso 500 mm

-          ukuran gording tergantung jarak rangka kuda-kuda, biasa digunakan balok berukuran 60/120 mm, 80/120 mm, 80/150 mm , jarak antara gording 1750 – 2250 mm

-          jarak rangka kuda-kuda maksimum 3000 mm

-          sudut lereng atap  >  25 derajat

genteng beton :

-          ukuran reng 30 x 40 mm, dengan jarak antara reng  265 – 300 mm tergantung standar dari ukuran cetakan genteng

-          ukuran kaso 50 x 70 mm, dengan jarak antara kaso 500 mm

-          ukuran gording, jarak rangka kuda-kuda, sudut lereng atap sama dengan penutup atap genteng tanah liat.

Sirap :

-          ukuran reng 20 x 30 mm dengan jarak antara reng 150 mm

-          ukuran  lain-lainnya sama dengan penutup atap dari genteng

Asbes gelombang

-          ukuran asbes gelombang lebar 1000 mm dengan panjang antara 1000 – 2400 mm

-          jarak antara gording 1000 mm – 1100 mm

Seng/alluminium gelombang

-          panjang seng/alluminium dapat dibuat sesuai kebutuhan, umumnya paling panjang 12000 mm

-          jarak gording tergantung dari ketebalan dan type gelombang dari seng/alluminium

 

Post a Comment

0 Comments