HYDRAULIC BENCH

HYDRAULIC BENCH


        Alat ini dimaksudkan untuk memberikan aliran fluida pada peralatan lainnya,seperti untuk alat Pipe Friction, Bernoulli’s Theorem Apparatus, Piping Loss Apparatus dan lain-lain. Prinsip kerja hydraulic bench yaitu menggunakan beban untuk mengukur debit yang dihasilkan (debit aktual) dan juga memperhitungkan waktu yang diperlukan oleh debit dari awal aliran hingga tuas pada keadaan akan terangkat. Debit aliran fluida berbanding dengan massa jenis fluida. Dan massa debit air sama dengan tiga kali massa beban. Hydraulic bench adalah alat yang digunakan sebagai tempat sumber air dan pengatur aliran air agar kita tahu debit aliran tersebut. Debit yang dihitung dalam percobaan adalah debit aktual. Dan biasanya hasilnya debit actual lebih kecil dari pada debit teoritis. Hydraulic bench dilengkapi dengan tuas yang menghubungkan beban dengan bak penampungan debit air. Tuas tersebut dapat bergerak naik-turun berdasarkan massa beban dan debit yang mengalir, apabila tuas tersebut berada pada ketinggian seimbang setelah diberibeban, maka massa debit air tiga kali massa beban. Hydraulic Bench  juga dilengkapi dengan calm lever. Calm lever berguna untuk menaik-turunkan tuas pada saat akan membuang air yang ada dalam bak hingga keadaan setimbang. Peralatan Water Tank : Kapasitas ± 150 liter , Measuring Tank        : Kapasitas 30 liter, Beban normal 2,5 kg : 2 bh, Beban normal 5 kg    : 2 bh, Pompa air : AC-220 Volt,  Lengan timbangan : 1 : 3. Prosedur  Pelaksanaan,    Air tank diisi dengan air bersih ± 150 liter. Selang disambungkan kepada alat yang akan digunakan pada posisi input, kencangkan secukupnya klem selang, kemudian pada posisi output selang dihubungkan pada masing-masing tank. Beban normal diletakkan misalnya 2,5 kg pada dudukan beban pada lengan sebelah ujung timbangan, lengan timbangan hasil pengukuran akan menjadi 7,5 kg karena lengan timbangan 1 : 3. Steker dimasukkan ke dalam stop kontak yang bertegangan 220 volt, kemudian tekan saklar power ke posisi ON sehingga aliran fluida akan mengalir pada peralatan yang digunakan dan mengalir pada measuring tank, gunakan stopwatch untuk menentukan waktu pengaliran fluida. Bila air yang masuk ke measuring tank sesuai dengan beban yang diberikan, maka lengan timbangan akan terangkat pada posisi setimbang.        Stopwatch dimatikan dan hitung aliran air yang keluar atau sesuai beban yang diberikan. Bila sudah selesai, saklar power ditekan ke posisi OFF, dan dicabut kembali stekernya.

                                                                                                                 Gambar3.1 Hydraulic Bench


Post a Comment

0 Comments