Friday, May 8, 2020

BERNOULLI’S THEOREM APPARATUS (Aliran Melalui Venturimeter)


Venturimeter adalah alat untuk mengukur debit cairan yang melaui pipa. Alat ini terdiri dari tabung pendek yang menyempit ke suatu tenggorokan di tengah tabung. Fluida akan mengalir sepanjang pipa yang kemudian melaui lubang bidang kontraksi pada tenggorokan tersebut, yang penampangya lebih kecil daripada pipa yang digunakan. Hal ini menyebabkan kecepatan aliran fluida pada bagian tenggorokan tersebut lebih besar daripada kecepatan pada pipa. peningkatan kecepatan ini berhubungan dengan penurunan tekanan yang tergantung pada laju air, sehingga dengan mengukur pressure drop, debit dapat dihitung. Tekanan meningkat sebanding dengan penurunan kecepatan. Manometer air dipasang untuk perbedaan tekanan di ujung yang besar dan tenggorokan. Tujuan praktikum ini adalah untuk:mPraktikum dapat memvisualisasikan pengaruh dari perubahan penampang terhadap tinggi garis hidraulik di masing-masing manometer, Praktikan dapat menentukan koefisien pengaliran pada alat venturimeter yang digunakan.

Prinsip Bernoulli

Prinsip Bernoulli adalah sebuah istilah di dalam mekanika fluida yangmenyatakan bahwa pada suatu aliran fluida, peningkatan pada kecepatan fluidaakan menimbulkan penurunan tekanan pada aliran tersebut. Prinsip ini sebenarnyamerupakan penyederhanaan dari Persamaan Bernoulli yang menyatakan bahwa jumlah energi pada suatu titik di dalam suatu aliran tertutup sama besarnyadengan jumlah energi di titik lain pada jalur aliran yang sama. Prinsip ini diambildari nama ilmuwan Belanda/Swiss yang bernama Daniel Bernoulli.

Penampang pada bagian a1 dan a2:

Penampang pada bagian upstream a1 pada leher a2, dan pada bagian selanjutnya (n) ao. Head pada pembuluh piezometer ditandai dengan h1, h2, hn. Diasumsikan bahwa tidak terjadi kehilangan energi sepanjang pipa, dan kecepatan serta head piezometer (h) konstan sepanjang bidang tertentu. Berdasarkan hokum Bernoulli (pers. 1) dan hokum kontinuitas (per. 2) akan didapat persamaan untuk mneghitung debit Q (pers. 3) dengan koefisien pengaliran pada alat venturimeter adalah c.

        Hukum Bernoulli

“Jumlah tinggi tempat, tinggi tekanan, dan tinggi kecepatan pada setiap titik dari suatualiran zat cair ideal selalu mempunyai harga yang konstan.” 

Alat yang biasa digunak dalam praktikum ini adalah Venturimeter.Data alat:Diameter pipa di manometer A DA = 28 mmDiameter pipa di manometer D DD = 14 mm, Beban yang digunalan Stopwatch, Prosedur pelaksanaan nya adalah pertama Kalibrasikan skala manometer dengan cara membuka kran control aliran dan kran suplai air beberapa saat lalu ditutup perlahan-lahan sehingga terjadi peningkatan tekanan yang menyebabkan air mengalir melalui pembuluh manometer sampai skala seluruh pembuluh manometer menunjukkan nilai yang sama. Apabila belum mencapai muka air yang sama, maka dibantu dengan katup udara, Debit air dialirkan pada bukaan yang menghasilkan perbedaan maksimum antar h1dan h2 (h1 = tinggi skala manometer di titik A, h2 = tinggi skala manometer di titik D), Ukur debit berdasarkan prinsip hydraulic bench, Baca skala manowater untuk masing-masing selang, Ulangi percobaan sebanyak 3 kali. Menghitung debit aktuak (Q) dengan menggunakan bangku hidraulik. Menghitung koefisien pengaliran pada alat venturimeter. Prosedur data diulangi untuk semua harga debit. Membuat grafik hubungan antara (Q) terhadap koefisien pengaliran (c). Menggambarkan tinggi bacaan setiap manometer untuk semua harga debit.


Reaksi:

0 komentar:

Post a Comment

Popular Posts